KesehatanMari Kenali Hamil Anggur atau Mola Pregnancy

Mari Kenali Hamil Anggur atau Mola Pregnancy

Kehamilan anggur, sering disebut kehamilan Mola atau Mola Hidatidosa, adalah kelainan kehamilan. Kehamilan anggur terjadi ketika sel telur yang dibuahi, yang diyakini janin, tumbuh sebagai kista abnormal di dalam rahim. Meskipun ini bukan embrio bayi, telur hamil dan plasenta yang tidak dapat berkembang membentuk kelompok kista (gelembung berisi cairan) yang menyerupai anggur putih. Pertumbuhan kista ini masih akan menimbulkan gejala kehamilan, sehingga banyak pasien mengira mereka sedang hamil.

Kondisi ini fatal dan membutuhkan perawatan segera, mungkin untuk mencegah risiko komplikasi, termasuk keganasan. Komplikasi ini biasanya dapat disembuhkan dengan kemoterapi atau operasi. Penyebab kehamilan anggur adalah ketidakseimbangan kromosom selama kehamilan. Kondisi ini dapat terjadi jika sel telur yang dibuahi tidak memiliki informasi genetik atau 1 sel telur yang normal dibuahi dengan dua sperma sekaligus. Karena alasan ini, kehamilan anggur diklasifikasikan ke dalam dua kategori, yaitu:

Kehamilan penuh kehamilan terjadi ketika sel telur tanpa informasi genetik dibuahi oleh sperma dan tidak berkembang menjadi janin, melainkan kumpulan jaringan abnormal yang disebut tahi lalat yang akhirnya bisa mengisi rahim. Kehamilan parsial dengan anggur yang muncul ketika 1 sel telur normal dibuahi dengan 2 sperma. Jaringan plasenta akan berkembang secara tidak normal menjadi tahi lalat, sedangkan jaringan janin yang berkembang akan mengalami kecacatan atau kelainan yang parah.

Kehamilan anggur biasanya menyebabkan gejala yang sama dengan kehamilan normal, sehingga seringkali sulit dideteksi tanpa pemeriksaan yang lebih rinci, seperti tes darah dan ultrasonografi. Dalam tes darah, dokter akan memeriksa kadar hormon kehamilan, human chorionic gonadotropin (HCG). Selain itu, kadar hormon tiroid dan kadar hemoglobin diperiksa dalam darah untuk melihat apakah ada kondisi medis lainnya. Selain tes darah, tes ultrasonografi juga dilakukan selama trimester pertama kehamilan agar akurat pada minggu ke 8 atau 9.

Categories: Kesehatan

Comments

No Comments Yet. Be the first?

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *